Mesin Pencari InfoKepanjen.com, silahkan cari data di sini...

Minggu, 13 Mei 2012

Home » » Keluarga Korban Dihimbau Tunggu Kabar Di Rumah

Keluarga Korban Dihimbau Tunggu Kabar Di Rumah

Minggu, 13 Mei 2012

InfoKepanjen.com - Daripada menunggu di Rumah sakit, keluarga korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 dihimbau untuk menunggu kabar di rumah masing-masing. Hal ini lebih baik karena lamanya proses identifikasi korban tidak dapat dipastikan.

"Saya sudah mendatangi keluarga korban yang masih menunggu di rumah sakit. Lebih baik pihak keluarga tidak menunggu di rumah sakit, sebab proses yang berlangsung di rumah sakit tidak dapat ditentukan kepastian waktunya," kata Anton Castilani, Direktur Eksekutif Disaster Victim Identification (DVI) Indonesia Komisaris Besar seperti yang dilansir Kompas, Sabtu 12 Mei 2012.

Menurutnya, tidak ada keharusan pihak keluarga hadir di RS Polri, Jakarta Timur. Jika proses identifikasi selesai, pihak DVI akan menghubungi keluarga korban. "Kami sudah memiliki alamat dan nomor telepon keluarga, mereka akan kami hubungi jika selesai semua," katanya.

Di sisi lain, pihak keluarga yang datang ke RS Polri ingin mendapat kepastian penumpang pesawat naas itu. Jika memang meninggal dunia, maka keluarga ingin lekas mendapatkan jasadnya. Mereka juga ikhlas jika nantinya, tim penyelamat tidak dapat menemukan seluruh anggota tubuh secara utuh.

Sejak Sabtu pagi hingga malam, ada 15 kantung jenazah yang sudah sampai RS Polri Jakarta Timur. Kedatangan jenazah berlangsung mulai pukul 07.35 WIB hingga pukul 17.30. Setiap kedatangan kantung jenazah di RS Polri, keluarga yang menunggu sejak pagi penasaran. Mereka melongok ingin melihat dari balik tirai yang dipasang petugas. Sebagian menangis tersedu sambil memeluk anggota keluarga lain.

Liputan Lengkap Kecelakaan Pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak:
[shico]

klo suka share atau like this ya...

Info Berita Indonesia dan Dunia Terbaru Terkini Hari ini

Komentar Facebook :

0 Komentar Pembaca:

Komentar with URL :

Dari Kategori yang sama :